Rabu, 23 Agustus 2017

KISAH INSPRASI UNTUK PARA REMAJA MASA KINI


Membawa selusin bodyguard bukan jaminan keamanan. 
Tapi rendah hati, ramah, dan tidak mencari musuh, 
itulah kunci keamanan.

Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. 
Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yang teratur, 
itulah kunci hidup sehat.

Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati, dan memaafkan,  
itulah kunci keluarga bahagia.

Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, berbagi, dan saling menyayangi, 
itulah kunci kepuasan hidup.

Kaya raya bukan jaminan hidup terhormat. Tapi jujur, sopan, murah hati, dan menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.

Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. 
Tapi setia kawan, bijaksana, mau menghargai, 
menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci banyak sahabat.

Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Tapi semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, 
itulah kunci kecantikan.

Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. 
Hati yang damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.

Hidup kita itu sebaiknya ibarat “Bulan & Matahari” dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. 
Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi. 
Diterimakasihi atau tidak, ia tetap “berbagi”.

Jika Anda bilang Anda susah, banyak orang yang lebih susah dari Anda. 
Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda. 
Di atas langit, masih ada langit. 
Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Itulah kehidupan.

Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu...!
Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Raga akan datang dan mengatakan pada Anda, 
*“Ini saatnya pulang!” *Memaksa Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan.

# Lando Alor, Shinto & Bung Rhossi Wolteng#

Senin, 21 Agustus 2017

LAPORAN KKN UNJ 2014 #LANDO ALOR (LA)



BAB I
PENDAHULUAN

A.           Latar Belakang Masalah

Kuliah kerja nyata (KKN) didasarkan pada falsafah pendidikan yang didasarkan pada undang-undang dasar 1945 dan undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional  menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian dirinya, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah masyarakat di luar kampus. Sekaligus sebagai proses pembelajaran serta mengabdi kepada masyarakat yang sedang membangun dan secara langsung mengidentifikasi serta menangani masalah-masalah pembangunan yang sedang dihadapi. KKN dilaksanakan oleh perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan misi dan bobot pendidikan pada mahasiswa untuk mendapat nilai tambah yang lebih besar pada pendidikan tinggi.
KKN ( Kuliah Kerja Nyata) dilaksanakan dimasyarakat diluar kampus dengan maksud meningkatakan relevansi pendidikan tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan ilmu pengetahuan. Teknologi agama serta seni untuk melaksanakan pembangunan yang makin meningkat serta meningkatkan persepsi mahasiswa tentang relevansi antara landasan teori yang diperoleh dibangku perkuliahan untuk diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat secara nyata.         Bagi mahasiswa kegiatan KKN merupakan pengalaman belajar baru yang tidak diperoleh didalam kampus. Dengan selesainya KKN mahasiswa memiliki pengetahuan , kemampuan dan kesadaran baru tentang bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Secara sosiologis dalam kemandirian manusia bahwa interaksi sosial adalah kebutuhan yang paling mendasar dalam menjalankan proses hidupnya. Interaksi sosial ini terbangun sebagai konsekuensi logis dari kesadaran manusia bahwa kebutuhan pada sisi–sisi tertentu kemanusiannya tidak dapat tercapai tanpa interaksi dengan sesamanya. Artinya manusiapun harus cerdas untuk menemukan model komunikasi yang mampu menjawab segala kebutuhan-kebutuhan tersebut tanpa ada diskriminasi atau dengan kata lain komunikasi yang terbangun harus mampu mengakomodir semua kepentingan, menyatukan dan mensinergiskan gerakan segala elemen masyarakat dalam struktur sosial yang sangat kompleks.
Saling tolong-menolong, saling menghargai, adanya pengakuan terhadap hak-hak individu, munculnya simpati, empati dan kepedulian sosial serta segala bentuk tindakan sosial yang banyak kita saksikan dalam aktivitas keseharian kita adalah manifestasi dari cita-cita mulia untuk memenuhi kebutuhan manusia tersebut. Makanya pranata sosial yang terbangun dalam masyarakat (community) harus dapat menciptakan keteraturan sosial, menjamin stabilitas sosial, jaminan rasa aman yang di peroleh setiap anggota masyarakat, menciptakan suasana yang nyaman dan tentram serta jaminan keselamatan lain.
Institusi Pendidikan tinggi adalah adalah salah satu elemen Bangsa yang turut bertanggung jawab dalam usaha pencapaian cita-cita ideal Negara tersebut. Pendidikan tinggi merupakan benteng terakhir dalam menghadapi segala goncangan dan problematika kebangsaan. Pendidikan tinggi harus mampu berperan sebagai produsen pengetahuan, laboratorium pengujian kebenaran, menjaga aset pengetahuan, mampu mendiagnosa penyakit dan prolematika kebangsaan serta menformulasi resep alternatif yang solutif terhadap penyakit dan problematika tersebut, secara aktif dan kreatif menyusun metodologi yang proporsional dan profesional untuk mengaplikasikan segala gagasan dalam bentuk tindakan yang riil di masyarakat. Secara umum konsep operasional itu tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah salah satu bentuk mengejawantahan tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat karena mahasiswa diberi kesempatan secara langsung bersentuhan dengan masyarakat untuk mengaplikasikan segala bentuk pengetahuan yang telah diperoleh di perguruan tinggi sekaligus Kuliah Kerja Nyata adalah ruang pembelajaran yang baru bagi mahasiswa untuk pengembangan dirinya.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, yang merupakan salah satu cara mengaplikasikan apa yang sudah diterima selama di dalam perkuliahan. KKN dapat dikatakan sebagai suatu wadah perkuliahan yang akan tetapi lebih mengutamakan praktik kita dalam mengatasi problematika di masyarakat tidak mengutamakan teori lagi.
Mengingat permasalahan dalam hal pembangunan yang sangat kompleks dan saling bertautan, maka perlu penanganan secara pragmatis dan interdisiplioner. Untuk itu diperlukan pendidikan yang dapat melatih mahasiswa sebagai calon sarjana yang bekerja secara interdispliner dan menanggulagi permasalahan yang pragmatis.Dalam hal ini menunjukan adanya tiga unsure penting yang dimiliki dalam mengartikan Kuliah Kerja Nyata  (KKN) yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai kegiatan pendidikan, melalui Kuliah Kerja Nyata mahasiswa memperkenalkan langsung dengan masyarakat dan permasalahannya dengan cara kerja antar sector dan interdisipliner.
Dalam kaitannya dengan penelitian, mahasiswa diajak untuk menelaah dan merumuskan permasalahan yang terjadi di masyarakat, menelaah potensi-potensi dan kelemahan di lembaga masyarakat serta merumuskannya dan mencari solusi untuk masalah itu.
Sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata mahasiswa mengamalkan ilmu, teknologi, seni, agama untuk memecahkan masalah tersebut dan menanggulangi secara pragmatis.Atau dapat dikatakan bahwa Kuliah Kerja Nyata membantu dalam membangun masyarakat.

B.            Perumusan Masalah
Dalam merealisasikan cita-cita bangsa untuk mencapai bangsa yang maju dan dihargai oleh seluruh bangsa di dunia, masyarakat pedesaan yang merupakan basis dari kekuatan rill yang menjadi salah satu modal kekuatan penggerak kemajuan global.Kesadaran akan tanggung jawab bahwa UNJ merupakan salah satu perguruan tinggi yang harus aktif dalam pembangunan. Maka KKN dilahirkan sebagai saham dari perguruan tinggi melalui mahasiswanya untuk membangun masyarakat.
Diadakannya KKN diharapkan menjadi jembatan antara dunia kampus yang terkenal dan merupakan basis para akademik dengan masyarakat dengan segala persoalan yang melingkupinya, yang dilaksanakan dengan melakukan pendidikan, penelitian dan pengabdian dalam masyarakat sebagai wujud dari Tri Dharma PerguruanTinggi.Mahasiswa sebagai fasilitator, motivator dan katalisator bagi masyarakat untuk selalu terlibat dalam gerak pembangunan untuk mencapai sebuah bangsa yang tangguh dan mandiri seperti yang selama ini dicita-citakan.



C.           Tujuan Kegiatan
Secara umum kuliah kerja nyata (KKN) mempunyai 4 (empat) tujuan, yaitu :
1.    Mahasiswa memperoleh pengalaman belajar  yang  berharga melalui keterlibatan dalam masyakarat yang secara langsung menemukan, merumuskan, memecahkan dan menanggulangi permasalahan pembangunan secara pragmatis interdisipliiner.
2.    Mahasiswa dapat memberikan pemikiran berdasarkan ilmu, tekhnologi dan seni dalam upaya menumbuhkan, mempercepat gerak serta mempersiapkan kader pembangunan.
3.    Supaya perguruan tinggi dapat mencetak sarjana pengisi tekhnologi struktur dalam masyarakat yang lebih menghayati  kondisi gerak dan permaslahan yang komplek dihadapi masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. Dengan demikian out put  perguruan tinggi secara relatif menjadi siap pakai dan terlatih dalam menaggulangi permasalahan pembangunan yang lebih pragmatis dan interdisipliner.
4.    Meningkatkan hubungan antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah, instasi terkait dan masyarakat sehingga perguruan tinggi lebih dapat berperan dan menyesuaikan pendidikan dan penelitiannya dengan tuntutan realistis dari masyarakat yang sedang  membangun.
Adapun Maksud dan Tujuan dari Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini adalah sebagai berikut :
1.        Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi strata satu di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
2.        Sebagai implementasi dari Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan & Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.
3.        Memberikan pengalaman belajar bagi Mahasiswa tentang pembangunan masyarakat dan pengalaman kerja nyata pembangunan.
4.        Menjadikan lebih dewasanya kepribadian Mahasiswa dan bertambah luasnya wawasan Mahasiswa.
5.        Memacu pembangunan masyarakat dengan menumbuhkan motivasi kekuatan sendiri.
6.        Mendekatkan Perguruan Tinggi kepada masyarakat, Menjalin relevansi Perguruan Tinggi dengan kebutuhan masyarakat


D.           Manfaat Kegiatan
Adapun manfaat kegiatan  kuliah kerja nyata (KKN) antara lain :

1.      Bagi Mahasiswa KKN.
a.    Menambah pemahaman tentang cara berpikir dan bekerja secara praktis dalam menanggulangi berbagai permasalahan di masyarakat.
b.    Menambah pemahaman dan penghayatan tentang kegunaan agama, ilmu, seni dan budaya bagi pembangunan.
c.    Mahasiswa dapat memahami dan menghayati kesulitan yang di hadapi masyarakat dalam melaksanaka pembangunan.
d.   Mendewasakan cara berpikir dan daya nalar mahasiswa dalam melakukan telaah, perumusan dan pemecahan masalah.
e.    Membina mahasiswa menjadi inovator, motivator, dinamisator, problem solver  dan Religions counselor.
f.     Membentuk sikap, rasa cinta serta rasa tanggung jawab mahasiswa terhadap kemajuan masyarakat.
g.    Menumbuhkan sifat profesionalisme dalam diri mahasiswa.
h.    Memberikan Pengalaman langsung untuk memberikan konsep-konsep ilmu pengetahuan yang telah diperoleh Selama menempuh pendidikan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
i.      Menemukan dan menerapkan konsep ilmiah yang telah dimilikinya secara komprehensif.
j.      Melibatkan diri secara langsung dalam proses pembangunan manusia.
k.    Menjalin kerjasama dengan  pihak-pihak yang terkait secara serasi, selaras dan sejalan.
l.      Membentuk sikap dan rasa cinta, kepedulian sosial, dan tanggung jawabmahasiswaterhadapkemajuanmasyarakat
m.  Memberikanketrampilankepadamahasiswauntukmelaksanakan program-program peengembangandanpembangunan.

2.      Bagi Masyarakat dan Pemerintah
a.    Memperoleh bantuan tenaga dan pikiran dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan.
b.    Membantu masyarakat dan Pemerintah Daerah dalam pelaksaaan pembangunan terutama dalam bidang Pendidikan, Persekolahan, dan Pendidikan luar sekolah.
c.    Meningkatan Kesadaran masyarakat untuk aktif dalam pembangunan Desa.
d.   Membantu masyarakat dan Pemerintah Daerah dalam mengembangkan kemampuan kader-kader penerus pembangunan Desa.
e.    Meningkatkankemampuanberfikir, bersikapdanbertindak agar sesuaidengantujuan yang terarahpadapencapaian target tertentu
f.     Memperolehpembaharuan-pembaharuan yang diperlukandalampembangunan di daerah
g.    Membentuk kader-kader pembangunan di masyarakat sehingga terjamin kesinambungan pembangunan.
3.      Bagi Perguruan Tinggi.
a.    Memperoleh umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat sehingga kurikulum dapat disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan.
b.    Para dosen atau pengajar akan memperoleh berbagai pengalaman yang berharga dan menemukan berbagai  masalah untuk pengembangan kegiatan penelitian.
c.    Mempererat kerja sama antara lembaga Muhammadiyah dengan instansi lain dalam pelaksanaan pembangunan
d.   Mewujudkan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara terpadu, selaras dan seimbang dengan kebutuhan  masyarakat.
e.    Mendapatkan umpan balik dari masyarakat guna  memperbaiki kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
f.     Memantapkan program KKN sebagai sarana belajar praktis yang efektif dan efisien.
g.    Perguruan tinggi lebih terarah dalam mengembangkan ilmu dan pengetahuan kepada mahasiswa, dengan adanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat. Dengan demikian, kurikulum perguruan tinggi akan dapat disesuaikan dengan tuntutan pembangunan.
h.    Tenaga pengajar memperoleh berbagai kasus yang dapat digunakan sebagai contoh dalam proses pendidikan


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A.           FALSAFAH DAN PRINSIP KKN

Kuliah Kerja Nyata adalah program intrakurikuler dengan tujuan utama untuk memberikan pengalaman pengabdian masyarakat kepada mahasiswa Atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merupakan salah satu aktivitas perkuliahan dalam bentuk pengabdian pada masyarakat dan secara langsung mengidentifikasi serta menangani masalah-masalah pembangunan yang dihadapi dalam suatu tempat, baik secara individual maupun seacara umum.Pelaksanaan pendidikan ini memerlukan keterlibatan dan peran masyarakat, terutama masyarakat di lokasi KKN dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Surat Keputusan Rektor Universitas Negeri Jakarta Nomor : 556.a/ SP/2012tentang Kuliah Kerja Nyata (KKN)- Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Negeri Jakarta  merupakan landasan dasar pelaksanaan KKNTematik mahasiswa Universitas Negeri Jakarta. Kuliah Kerja Nyata juga bagian integral dari proses pendidikan yang mempunyai ciri khusus yang memadukan antara teori dengan praktek, sehingga memerlukan landasan ideal yang secara filosofi akan memberikan gambaran dan pengertian yang utuh tentang apa, bagaimana, dan untuk apa KKN dilaksanakan. Landasan ideal ini secara filosofis akan memberikan petunjuk serta pengendalian pola pikir dan pola tindakan dalam setiap proses penyelenggaraan yang akan membedakan dari bentuk-bentuk kegiatan lain. Oleh karena itu, pelaksanaan KKN sekurang-kurangnya mengandung lima aspek yang bernilai fundamental dan berwawasan filosofis yang tidak dapat dipisahkan dengan lainnya, yaitu:
1)        Keterpaduan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi;
2)        Pendekatan interdisipliner dan komprehensif;
3)        Lintas sektoral;
4)        Dimensi yang luas dan kepragmatisan, serta
5)        Keterlibatan masyarakat secara aktif.
B.            AZAS KULIAH KERJA NYATA

KKN dilaksanakan berdasarkan atas azas pengembangan individu, pengembangan institusi, dan pengembangan komunitas. Hal tersebut dapat dilakukan melalui interaksi yang intensif dengan komunitas kelompok sasaran.

C.           DASAR PEMIKIRAN KULIAH  KERJA NYATA
 Lulusan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta diharapkan mempunyai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Untuk itu diperlukan aktivitas yang dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta peningkatan kepekaan, kepedulian dan semangat pengabdian kepada masyarakat,bangsa dan negara. KKN merupakan salah satu manifestasi kepedulian Universitas Negeri Jakartaterhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, bangsa dan negara.
Dalam pelaksanaannya mahasiswa diberi pengetahuan untuk hidup ditengah-tengah masyarakat diluar kampus, secara langsung mengidentifikasi serta menangani masalah pembangunan yang dihadapi oleh masyarakat dalam upayanya meningkatkan pemahaman dan kemampuan bagi mahasiswa dan untuk mendapatkan nilai tambah yang lebih besar pada pendidikan tinggi.

D.           PRINSIP-PRINSIP KKN 

KKN dilaksanakan dengan berpijak pada prinsip dasar :

a.    Keterpaduan aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi artinya aspek pendidikan dan pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada penelitian digunakan sebagai landasan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi KKN.
b.    Empati-partisipatif artinya bahwa KKN dilaksanakan untuk menggerakkan masyarakat dalam pembangunan melalui kegiatan-kegiatan yang dapat melibatkan, mengikutsertakan, dan menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap pembangunan.
c.    Interdisipliner artinya bahwa KKN di laksanakan oleh mahasiswa yang berasal dari berbagai disiplin ilmu.
d.   Realistis, Pragmatis, artinya program-program kegiatan KKN yang direncanakan didasarkan pada kebutuhan nyata/riil di lapangan.

Sementara itu program KKN dilaksanakan dengan prinsip:
a.    Co-Creation, artinya bahwa kegiatan-kegiatan KKN disusun berdasarkan gagasan-gagasan bersama antara Universitas, Pemerintah Daerah, mitra kerja dan masyarakat setempat.
b.    Co-Financing, artinya pendanaan KKN Tematik didukung bersama antara Mahasiswa, Universitas, Pemerintah Daerah, Mitra kerja dan masyarakat setempat Desa cinangka.
c.    Flexibility, artinya bahwa program kegiatan KKN dapat disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan Pemerintah Daerah, mitra kerja dan masyarakat.
d.   Sustainibility, artinya bahwa program kegiatan KKN pada suatu lokasi dapat diprogramkan lebih dari satu periode sesuai dengan target.
e.    Research based Community Service, artinya bahwa program kegiatan KKN dilaksankan berbasis penelitian.




















BAB III
MATERI DAN METODE

A.           Khalayak Sasaran
Sasaran yang ingin di capai dalam melaksanakan program kerja di Desa Cinangka adalah sebagai berikut :
Ø Masyarakat Desa Cinangka khususnya warga masyarakat RW 07
Ø SDN KUKUPU – CINANGKA
Ø Siswa/Siswa SDN Kukupu yang berada di wilayah RW 07

B.      Metode Penerapan
Penerapan yang dilakukan tim kelompok kami terhadap program kerja yang akan dilaksanakan menggunakan penerapan metode kerja bersama warga (gotong royong) untuk lebih mempererat silaturahmi antara para tokoh masyarakat dan juga pihak mahasiswa.

C.           Pelaksanaan Kegiatan
Berdasarkan Laporan Rencana Kegiatan yang telah disusun oleh tim kelompok maka ada beberapa Program Kerja yang telah dilaksanakan di Desa Cinangka, berikut ini adalah pelaksanaan kegiatan tim kelompok kami
v Pelaksanaan Kegiatan Pembersihan halaman Mesjid/ Rumah Ibadah
Yang dilaksanakan pada hari Jumad, 29Agustus 2014 yang dilaksanakan pada jam 08.00 WIB. Kegiatan yang dilaksanakan bersama para warga RW 07 RT 02 dengan gotong royong sehingga menambah jalinan silaturahmi antara tim kelompok mahasiswa dengan para warga.
v Pelaksanaan Kegiatan Papan Nama Jalan untuk Wilaya RW 07.
Pemberian yang dilakukan pada hari Senin, 08 September 2014 dengan memberikan sejumlah papan nama Jalan sebanyak 10 buah danPemberian langsung diberikan kepada lingkungan RW 07 Dan disambut dengan baik.

v Mengisi Kegiatan Pembelajaran Di Kelas SDN KUKUPU
Pemberian yang dilakukan pada hari Selasa, 19 Agustus 2014 dengan memberikan pembelajaran di kelas, Pemberian pembelajaran langsung diberikan kepercayaan penuh kepada mahasiswa, Oleh  kepala Sekolah dasar Negeri Kukupu dengan baik.


v Pembuatan Pagar Bambu Di SDN Kukupu
Pelaksanaan pembuatan pagar yang dilakukan di sekolah Dasar Negeri Kukupu pada hari Rabu, tanggal 27 Agustus 2014 s/d  29 Agustus 2014 dengan lancar dan kegiatan tersebut diterima oleh pihak sekolah dengan baik.
v Pemberian kelengkapan kelas/ SDN Kukupu (Poster,Sapu, Tong sampah, speker Active).
Pemberian yang dilakukan pada hari Rabu, 27 agustus 2014 dengan memberikan sejumlah 7 buah Tong, Sampah, sapu lantai,penghapus, & spidol kelas sebanyak 6 buah dan  beberapa poster peraga yang dipasang didalamkelas 1- 6. Pemberian langsung diberikan kepada kepala Sekolah Dasar Negeri Kukupu dan disambut dengan baik.
v Pelatihan/ Ekstra kulikuler ( Komputer , PBB & Pramuka)
Pelatihan PBB, Pramuka yang dilakukan pada hari Kamis tanggal 21 dan 28 Agustus 2014 dan 04 september 2014  yang dilaksanakan untuk kelas 4,5& 6 SDN kukupu. Terus Pemberian pelatihanuntuk siswa kelas 5 Dan 6 adalah berupa pembelajaran tentang dasar komputer ( Software) dan juga office word Siswa/i sangat antusias ketika sedang melaksanakan pelatihan komputer tersebut.
D.           Evaluasi Kegiatan
Berdasarkan kegiatan yang telah terlaksana diatas dan masih banyak kekurangan dalam proses pelaksanaannya, maka tim kelompok kami mengevaluasi kegiatan tersebut sebagai berikut :
1.    Untuk kegiatan memberikan papan Nama jalan, Sangat lancar tim kelompok kami, dikarenakan datang tepat waktu dan walaupun tidak melibatkan seluruh masyarakat satupun sampai kegiatan berakhir,
2.    Untuk pelatihan komputer di sekolah Dasar Negeri Kukupu yang berlangsung dari jam 08:00 – 12:00 dengan menggunaan laptop sekitar 15 unit laptop pinjaman dari teman kelompok yang lain, maka tim kelompok kami melakukan kegiatan tersebut dengan lancardan yang akhirnya pelatihan berlangsung selama ± 4 jam.





BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

  1. Hasil Kegiatan
Hasil kegiatan yang telah terlaksana berdasarkan rencana yang telah tersusun oleh tim kelompok kami adalah sebagai berikut :

v   
Kegiatan Pembersihan halaman Mesjid/ Rumah Ibadah

Gambar 1. Kegiatan Kerja bakti ( Gotong Royog) di RW 07 RT 02 Dan RT 04 Yang dilaksanakan pada hari Jumad, 7 September 2014 Oleh Mahasiswa/i  KKN TEMATIK 2014 Universitas Negeri Jakarta


v Pelaksanaan Kegiatan Papan Nama Jalan.

Gambar 2. Persiapan dan pemasangan Papan Nama Jalan di Desa Cinangka RW 07 RT 01 s/d RT 07 Yang dilaksanakan pada hari Jumad, 22 agustus 2014 Oleh Mahasiswa/i  KKN TEMATIK 2014 Universitas Negeri Jakarta



v  Mengisi Kegiatan Pembelajaran Di Kelas SDN KUKUPU







Gambar 3. KBM  di SDN KUKUPU Serang Banten Oleh Mahasiswa/i  KKN TEMATIK 2014 Universitas Negeri Jakarta


v   Pembuatan Pagar Bambu Di SDN Kukupu

Gambar 4.  Pembuatan Pagar bambu diSekolah  SDN Kukupu  oleh Mahasiswa/i KKN TEMATIK 2014 Universitas Negeri Jakarta






v   Pemberian kelengkapan kelas/SDN Kukupu (Poster,Sapu, Tong sampah, speker Active).



v    Pelatihan/ Ekstra kulikuler ( Komputer , PBB& Pramuka)
Gambar 5. Pengenalan Hardware dan Software Komputer ( Dasar Komputer ) Oleh Mahasiswa/i  KKN TEMATIK 2014 Universitas Negeri Jakarta

v    Kegiatan Ekstra Kulikuler
Gambar 6. Pemberian Ekstra Kulikuler mengenai Materi Tentang PBB, Sekaligus Praktek





Gambar 7. Pemberian Materi Pramuka (Golongan Siaga)





B.            Pembahasan
Semua Kegiatan yang telah dilaksanakan semua berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala yang berarti terhadap terselenggaranya program kerja yang tim kelompok kami telah rencananakan. Berikut ini adalah faktor pendukung dan hambatan serta tindak lanjut dari program kerja yang telah tim kami kerjakan.
1.    Faktor Pendukung dan Penghambat
a.    Faktor Pendukung
Faktor pendukung dalam melaksanakan program kerja ini adalah masyarakat yang mendukung program yang Kami laksanakan. Ketua RW 07 Dan RT 01-04 juga sangat membantu dalam proses sosialisasi kepada warga.
b.   Faktor Penghambat
Faktor yang menjadi penghambat dalam proses pelaksanaan kegiatan KKN hanya pada waktu yang cukup terbatas sehingga program kerja tidak terlalu maksimal dilaksanakan.
2.    Tindak Lanjut / Kelanjutan Program
Berdasarkan program kerja yang telah kami kerjakan diharapkan adanya kelanjutan dari program yang telah kami kerjakan diantaranya dengan diadakannya kerja bakti diharapkan menjadi kegiatan rutin warga untuk melakukan kerja bakti.Selain itu dengan Membangun Papan Nama Jalan merupakan salah satu faktor yang menghambat dalam menunjukan tempat/wilaya setempat












BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

A.           KESIMPULAN
Dengan mengobservasi pada permasalahan yang terjadi  di Desa Cinangka dapat kami tarik kesimpulan bahwa Desa Cinangka masih memerlukan perhatian yang serius dari pemerintah baik oleh pemerintah daerah maupun oleh pemerintah provinsi terutama di bidang pembangunan, pendidikan dan kebersihan lingkungan yang perlu di berikan perhatian lebih, begitupun dengan bidang-bidang lainnya yang memerlukan tindakan nyata dan perhatian juga dari semua pihak.
Kehadiran  mahasiswa KKN Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terasa cukup membantu masyarakat maupun pihak kantor desa dalam upaya pemecahan masalah masyarakat yang setidaknya akan membawa perubahan yang membangun masyarakat yang setidaknya mampu menjalankan dengan baik bukan saja untuk masyarakat tetapi juga dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diharapkan mampu dirasakan oleh mahasiswa KKN sendiri.
Dengan melihat, mengkaji dan merasakan secara langsung semua kejadian pengalaman selama pelaksanaan KKN di Desa Cinangka kecamatan Cinangka kabupaten Serang Provinsi Banten . Secara keseluruhan, kegiatan KKN berlangsung dengan baik.Program-program yang direncanakan dapat terealisasi dengan optimal dan tepat waktu meskipun ada beberapa faktor penghambat baik eksternal maupun internal yang membuat beberapa program kurang maksimal. Dari semua pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang ada di desa Cinangka dalam bidang pembangunan dan pendidikan kurang maksimal bisa teratasi.
Adapun kesimpulan yang dapat kami kemukakan dalam laporan KKN ini adalah sebagai berikut ;
a        Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Jakarta di Desa Cinangka Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang mendapat sambutan, tanggapan dan perhatian yang cukup baik dari warga Desa Cinangka .
b       Program memerlukan kesiapan yang matang, yang meliputi kesiapan fisik maupun mental, tak kalah penting ilmu pendidikan dan keterampilan yang memadai sebagai bekal untuk aktivitas dalam kehidupan masyarakat sebenarnya.
c         Pada dasarnya masyarakat sangat memerlukan dukungan untuk dapat meningkatkan kesejateraannya, maka kita sebagai mahasiswa harus menjadi motivator bagi masyarakat Desa Cinangka
d        KKN adalah kegiatan yang salah satu fungsinya mengajarkan mahasiswa untuk tampil sebagai motivator masyarakat kearah yang lebih maju
e         Mahasiswa sebagai anggota masyarakat harus lebih banyak belajar dari masyarakat karena mahasiswa itu dipandang sebagai orang yang serba bisa dan serba tahu maka perlu adanya kontrol diri.
f         Dengan adanya kegiatan KKN ini, hubungan antara lembaga perguruan tinggi sebagai sumber ilmu pengetahuan dengan masyarakat dan pemerintah setempat semakin baik, sehingga penanganan di berbagai bidang pembangunan akan terintegrasi.

B.       SARAN-SARAN
a.  Saran untuk desa Cinangka
1)   Dari hasil obserbvasi hendaknya pemerintah Desa cinangka harus lebih meningkatkan peran dan fungsi Desa sebagai lembaga pemerintahan yang ada di tingkat Desa seperti dalam bidang pembangunan, pendidikan, kebersihan lingkungan, serta koordinasi dengan masyarakat dan organisasi-organisai kepemudaaan khususnya karang taruna yang ada di Desa.
2)   Secara Khusus,pemerintah desa hendaknya turut serta mendukung dan merealisasikan program kerjasama dengan lembaga yang kami harapkan, sehingga dapat menjadi sumbangsih dan peran serta pengabdian mahasiswa dan perguruan tinggi agar menjadi pionir pemberdayaan masyarakatdalam mempercepat proses pembangunan. Demikian halnya pada program-program yang telah berjalan, kami berharap agar semua kegiatan positif yang telah terbangun dapat ditindak lanjuti dan terus dikembangkan agar berjalan secara berkelanjutan bagi kemaslahatan masyarakat luas.

b.  Saran Kepada Lembaga Universitas Negeri Jakarta dan Panitia
1. Pihak lembaga dan panitia sebagai penyelenggara KKN hendaknya menyelenggarakan kegiatan KKN pada suatu wilayah dengan program berkelanjutan sebagai daerah binaan.Bagaimanapun, adanya KKN diharapkan dapat memberikan dampak yang nyata dan manfaat yang dirasakan berkesinambungan oleh wilayah yang ditempati KKN, tidak hanya dirasa sebagai hujan gerimis semata yang menyejukkan sesaat tanpa ada efek yang signifikan bagi perubahan konsisten.
2. Pada daerah yang telah dijadikan lokasi KKN dikelola secara sistemik oleh lembaga bersama pemerintah desa setempat dengan menerjunkan peserta KKN rutin dalam beberapa periode hingga dirasa beberapa program prioritas dapat terlaksana dengan baik yang terkelola secara berkesinambungan oleh peserta-peserta KKN berikutnya dengan misi yang sama. Sehingga tidak perlu mengedepankan bermacam-macam misi yang hanya berlangsung sepintas tapi tidak dapat meninggalkan manfaat yang berarti.

c.   Saran Kepada Peserta KKN
1)        Diantara para peserta KKN hendaknya menjalin kerja sama dan kekompakan.
2)        Para peserta KKN hendaknya mawas diri dan menyesuaikan dengan kondisi yang ada.
3)         Para peserta KKN  hendaknya mampu menunjukan peranannya sebagai insan intelektual yang sesungguhnya, mampu melakukan perubahan kearah yang lebih baik dalam menunjang proses pembangunan yang ada.
4)        Hendaknya peserta KKN bersikap lebih dewasa dan bisa menerima serta beradaptasi dengan situasi dan kondisi pada saat KKN.
Untuk semua pihak agar mampu memberikan perhatian dan memikirkan pembanguan desa sebagai pangkal pembangunan nasional. Dan program KKN harus terus dijalankan, melirik pada desa-desa yang tertinggal yang sekiranya masih memerlukan perhatian dan upaya perubahan kearah yang lebih baik.
Kepada pemerintahan, instansi-instansi terkait agar kiranya memperhatikan aspirasi dari bawah kalangan masyarakat, mendukung program-program yang berorientasi pada pembangunan desa, program KKN salah satunya, dukungan yang diharapkan bukan hanya moril tetapi tindakan nyata melalui upaya realisasi program dan aspirasi.






LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
KULIAH  KERJA NYATA
PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
TAHUN : 2014

SUB UNIT                            :  CINANGKA
UNIT                                     :  CINANGKA
KECAMATAN                    :  CINANGKA
KABUPATEN                      :  SERANG
PROVINSI                           :  BANTEN

Disusun Oleh :
No       Nama Mahasiswa                              No. Mahasiswa
1.                   Ruslan Majid Maurol                       1815118531
2.                   Sari Hidayati                           1815118532
3.                   Reinardus D. Monsuryadi                 1815118529
4.                   Paulus Selly                                        1815118526
5.                   Raniati                                                1815118528
6.                   Rosiana                                               1815118530
7.                   Vinsensius Wollo                               1815118535
8.                   Simon D. Rumbino                           1815118533



BIDANG PENGELOLAAN KKM-PPM  PENGEMBANGAN
UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
JAKARTA
2014