BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Kuliah
kerja nyata (KKN) didasarkan pada falsafah pendidikan yang didasarkan pada
undang-undang dasar 1945 dan undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem
pendidikan nasional menyatakan bahwa
pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi
dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian dirinya,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Kegiatan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan yang memberikan
pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah masyarakat di
luar kampus. Sekaligus sebagai proses pembelajaran serta mengabdi kepada
masyarakat yang sedang membangun dan secara langsung mengidentifikasi serta
menangani masalah-masalah pembangunan yang sedang dihadapi. KKN dilaksanakan
oleh perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan misi dan bobot pendidikan pada
mahasiswa untuk mendapat nilai tambah yang lebih besar pada pendidikan tinggi.
KKN
( Kuliah Kerja Nyata) dilaksanakan dimasyarakat diluar kampus dengan maksud
meningkatakan relevansi pendidikan tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan
masyarakat akan ilmu pengetahuan. Teknologi agama serta seni untuk melaksanakan
pembangunan yang makin meningkat serta meningkatkan persepsi mahasiswa tentang
relevansi antara landasan teori yang diperoleh dibangku perkuliahan untuk
diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat secara nyata. Bagi mahasiswa kegiatan KKN merupakan pengalaman belajar baru
yang tidak diperoleh didalam kampus. Dengan selesainya KKN mahasiswa memiliki pengetahuan
, kemampuan dan kesadaran baru tentang bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Secara
sosiologis dalam kemandirian manusia bahwa interaksi sosial adalah kebutuhan
yang paling mendasar dalam menjalankan proses hidupnya. Interaksi sosial ini
terbangun sebagai konsekuensi logis dari kesadaran manusia bahwa kebutuhan pada
sisi–sisi tertentu kemanusiannya tidak dapat tercapai tanpa interaksi dengan
sesamanya. Artinya manusiapun harus cerdas untuk menemukan model komunikasi
yang mampu menjawab segala kebutuhan-kebutuhan tersebut tanpa ada diskriminasi
atau dengan kata lain komunikasi yang terbangun harus mampu mengakomodir semua
kepentingan, menyatukan dan mensinergiskan gerakan segala elemen masyarakat
dalam struktur sosial yang sangat kompleks.
Saling
tolong-menolong, saling menghargai, adanya pengakuan terhadap hak-hak individu,
munculnya simpati, empati dan kepedulian sosial serta segala bentuk tindakan
sosial yang banyak kita saksikan dalam aktivitas keseharian kita adalah
manifestasi dari cita-cita mulia untuk memenuhi kebutuhan manusia tersebut.
Makanya pranata sosial yang terbangun dalam masyarakat (community) harus dapat
menciptakan keteraturan sosial, menjamin stabilitas sosial, jaminan rasa aman
yang di peroleh setiap anggota masyarakat, menciptakan suasana yang nyaman dan
tentram serta jaminan keselamatan lain.
Institusi Pendidikan tinggi adalah
adalah salah satu elemen Bangsa yang turut bertanggung jawab dalam usaha
pencapaian cita-cita ideal Negara tersebut. Pendidikan tinggi merupakan benteng
terakhir dalam menghadapi segala goncangan dan problematika kebangsaan. Pendidikan
tinggi harus mampu berperan sebagai produsen pengetahuan, laboratorium
pengujian kebenaran, menjaga aset pengetahuan, mampu mendiagnosa penyakit dan
prolematika kebangsaan serta menformulasi resep alternatif yang solutif
terhadap penyakit dan problematika tersebut, secara aktif dan kreatif menyusun
metodologi yang proporsional dan profesional untuk mengaplikasikan segala
gagasan dalam bentuk tindakan yang riil di masyarakat. Secara umum konsep
operasional itu tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan,
Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah
salah satu bentuk mengejawantahan tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian
kepada masyarakat karena mahasiswa diberi kesempatan secara langsung
bersentuhan dengan masyarakat untuk mengaplikasikan segala bentuk pengetahuan
yang telah diperoleh di perguruan tinggi sekaligus Kuliah Kerja Nyata adalah
ruang pembelajaran yang baru bagi mahasiswa untuk pengembangan dirinya.
Kuliah Kerja Nyata (KKN)
merupakan
suatu
bentuk
pengabdian
mahasiswa
kepada
masyarakat, yang merupakan salah satu cara mengaplikasikan apa yang
sudah
diterima
selama di dalam perkuliahan. KKN dapat dikatakan sebagai suatu wadah perkuliahan
yang
akan
tetapi
lebih
mengutamakan
praktik
kita
dalam
mengatasi
problematika di masyarakat
tidak
mengutamakan
teori lagi.
Mengingat permasalahan dalam hal pembangunan
yang sangat
kompleks
dan
saling
bertautan, maka perlu penanganan secara pragmatis dan interdisiplioner. Untuk itu diperlukan pendidikan
yang dapat
melatih
mahasiswa
sebagai
calon
sarjana yang bekerja secara interdispliner dan menanggulagi permasalahan
yang pragmatis.Dalam
hal
ini
menunjukan
adanya
tiga
unsure
penting yang dimiliki dalam mengartikan Kuliah Kerja Nyata (KKN)
yaitu
pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagai kegiatan pendidikan,
melalui
Kuliah
Kerja
Nyata
mahasiswa
memperkenalkan langsung dengan masyarakat dan permasalahannya dengan cara kerja antar sector dan interdisipliner.
Dalam kaitannya dengan penelitian,
mahasiswa
diajak
untuk
menelaah
dan
merumuskan
permasalahan yang terjadi di masyarakat, menelaah potensi-potensi dan kelemahan di lembaga masyarakat serta merumuskannya dan mencari solusi untuk masalah itu.
Sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata mahasiswa mengamalkan ilmu,
teknologi, seni, agama untuk memecahkan masalah tersebut dan menanggulangi secara pragmatis.Atau dapat dikatakan bahwa Kuliah Kerja Nyata membantu dalam membangun masyarakat.
B.
Perumusan
Masalah
Dalam
merealisasikan cita-cita bangsa untuk mencapai bangsa yang maju dan dihargai oleh seluruh bangsa di
dunia, masyarakat
pedesaan yang merupakan basis dari kekuatan
rill yang menjadi
salah
satu modal kekuatan penggerak kemajuan global.Kesadaran akan tanggung jawab bahwa UNJ merupakan salah satu perguruan tinggi yang
harus
aktif
dalam
pembangunan. Maka KKN dilahirkan sebagai saham dari perguruan tinggi melalui mahasiswanya untuk membangun masyarakat.
Diadakannya KKN diharapkan menjadi jembatan antara dunia kampus yang
terkenal
dan
merupakan basis para akademik dengan masyarakat dengan segala persoalan yang melingkupinya, yang dilaksanakan dengan melakukan pendidikan,
penelitian
dan
pengabdian
dalam
masyarakat
sebagai
wujud
dari Tri Dharma PerguruanTinggi.Mahasiswa sebagai fasilitator,
motivator dan
katalisator
bagi
masyarakat
untuk
selalu
terlibat
dalam
gerak
pembangunan
untuk
mencapai
sebuah
bangsa yang tangguh dan mandiri seperti yang selama ini dicita-citakan.
C.
Tujuan Kegiatan
Secara umum kuliah kerja nyata (KKN)
mempunyai 4 (empat) tujuan, yaitu :
1. Mahasiswa memperoleh pengalaman
belajar yang berharga melalui keterlibatan dalam
masyakarat yang secara langsung menemukan, merumuskan, memecahkan dan
menanggulangi permasalahan pembangunan secara pragmatis interdisipliiner.
2. Mahasiswa dapat memberikan pemikiran
berdasarkan ilmu, tekhnologi dan seni dalam upaya menumbuhkan, mempercepat
gerak serta mempersiapkan kader pembangunan.
3. Supaya perguruan tinggi dapat
mencetak sarjana pengisi tekhnologi struktur dalam masyarakat yang lebih
menghayati kondisi gerak dan permaslahan
yang komplek dihadapi masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. Dengan
demikian out put perguruan tinggi secara
relatif menjadi siap pakai dan terlatih dalam menaggulangi permasalahan
pembangunan yang lebih pragmatis dan interdisipliner.
4. Meningkatkan hubungan antara
perguruan tinggi dengan pemerintah daerah, instasi terkait dan masyarakat
sehingga perguruan tinggi lebih dapat berperan dan menyesuaikan pendidikan dan
penelitiannya dengan tuntutan realistis dari masyarakat yang sedang membangun.
Adapun
Maksud dan Tujuan dari Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini adalah sebagai
berikut :
1.
Sebagai
salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi strata satu di Sekolah Tinggi
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
2.
Sebagai
implementasi dari Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan
& Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.
3.
Memberikan
pengalaman belajar bagi Mahasiswa tentang pembangunan masyarakat dan pengalaman
kerja nyata pembangunan.
4.
Menjadikan
lebih dewasanya kepribadian Mahasiswa dan bertambah luasnya wawasan Mahasiswa.
5.
Memacu
pembangunan masyarakat dengan menumbuhkan motivasi kekuatan sendiri.
6.
Mendekatkan
Perguruan Tinggi kepada masyarakat, Menjalin relevansi Perguruan Tinggi dengan
kebutuhan masyarakat
D.
Manfaat
Kegiatan
Adapun manfaat kegiatan
kuliah kerja nyata (KKN) antara lain :
1.
Bagi Mahasiswa KKN.
a. Menambah pemahaman tentang cara
berpikir dan bekerja secara praktis dalam menanggulangi berbagai permasalahan
di masyarakat.
b. Menambah pemahaman dan penghayatan
tentang kegunaan agama, ilmu, seni dan budaya bagi pembangunan.
c. Mahasiswa dapat memahami dan
menghayati kesulitan yang di hadapi masyarakat dalam melaksanaka pembangunan.
d. Mendewasakan cara berpikir dan daya
nalar mahasiswa dalam melakukan telaah, perumusan dan pemecahan masalah.
e. Membina mahasiswa menjadi inovator,
motivator, dinamisator, problem solver
dan Religions counselor.
f. Membentuk sikap, rasa cinta serta
rasa tanggung jawab mahasiswa terhadap kemajuan masyarakat.
g. Menumbuhkan sifat profesionalisme
dalam diri mahasiswa.
h. Memberikan Pengalaman langsung untuk
memberikan konsep-konsep ilmu pengetahuan yang telah diperoleh Selama menempuh
pendidikan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
i. Menemukan dan menerapkan konsep
ilmiah yang telah dimilikinya secara komprehensif.
j. Melibatkan diri secara langsung
dalam proses pembangunan manusia.
k. Menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang terkait secara serasi,
selaras dan sejalan.
l. Membentuk sikap dan rasa
cinta, kepedulian
sosial, dan
tanggung
jawabmahasiswaterhadapkemajuanmasyarakat
m. Memberikanketrampilankepadamahasiswauntukmelaksanakan
program-program peengembangandanpembangunan.
2.
Bagi Masyarakat dan Pemerintah
a. Memperoleh bantuan tenaga dan
pikiran dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan.
b. Membantu masyarakat dan Pemerintah
Daerah dalam pelaksaaan pembangunan terutama dalam bidang Pendidikan,
Persekolahan, dan Pendidikan luar sekolah.
c. Meningkatan Kesadaran masyarakat
untuk aktif dalam pembangunan Desa.
d. Membantu masyarakat dan Pemerintah
Daerah dalam mengembangkan kemampuan kader-kader penerus pembangunan Desa.
e. Meningkatkankemampuanberfikir,
bersikapdanbertindak agar sesuaidengantujuan yang terarahpadapencapaian target
tertentu
f. Memperolehpembaharuan-pembaharuan
yang diperlukandalampembangunan di daerah
g. Membentuk kader-kader pembangunan
di masyarakat
sehingga
terjamin
kesinambungan
pembangunan.
3.
Bagi Perguruan Tinggi.
a. Memperoleh umpan balik sebagai hasil
integrasi mahasiswa dengan masyarakat sehingga kurikulum dapat disesuaikan
dengan kebutuhan pembangunan.
b. Para dosen atau pengajar akan
memperoleh berbagai pengalaman yang berharga dan menemukan berbagai masalah untuk pengembangan kegiatan penelitian.
c. Mempererat kerja sama antara lembaga
Muhammadiyah dengan instansi lain dalam pelaksanaan pembangunan
d. Mewujudkan fungsi Tri Dharma
Perguruan Tinggi secara terpadu, selaras dan seimbang dengan kebutuhan masyarakat.
e. Mendapatkan umpan balik dari masyarakat
guna memperbaiki kurikulum yang sesuai
dengan kebutuhan masyarakat.
f. Memantapkan program KKN sebagai
sarana belajar praktis yang efektif dan efisien.
g. Perguruan tinggi lebih terarah dalam mengembangkan ilmu dan pengetahuan kepada mahasiswa, dengan adanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat.
Dengan
demikian, kurikulum perguruan tinggi akan dapat disesuaikan dengan tuntutan pembangunan.
h. Tenaga pengajar memperoleh berbagai kasus yang
dapat
digunakan
sebagai
contoh
dalam proses pendidikan
BAB
II
TINJAUAN PUSTAKA
A.
FALSAFAH DAN PRINSIP
KKN
Kuliah
Kerja Nyata adalah program intrakurikuler dengan tujuan utama untuk memberikan
pengalaman pengabdian masyarakat kepada mahasiswa Atau Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Merupakan salah satu aktivitas perkuliahan dalam bentuk pengabdian pada
masyarakat dan secara langsung mengidentifikasi serta menangani masalah-masalah
pembangunan yang dihadapi dalam suatu tempat, baik secara individual maupun
seacara umum.Pelaksanaan pendidikan ini memerlukan keterlibatan dan peran
masyarakat, terutama masyarakat di lokasi KKN dengan harapan dapat memberikan
manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Surat
Keputusan Rektor Universitas Negeri Jakarta Nomor : 556.a/ SP/2012tentang Kuliah
Kerja Nyata (KKN)- Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Negeri
Jakarta merupakan landasan dasar
pelaksanaan KKNTematik mahasiswa Universitas Negeri Jakarta. Kuliah Kerja Nyata
juga bagian integral dari proses pendidikan yang mempunyai ciri khusus yang memadukan
antara teori dengan praktek, sehingga memerlukan landasan ideal yang secara
filosofi akan memberikan gambaran dan pengertian yang utuh tentang apa,
bagaimana, dan untuk apa KKN dilaksanakan. Landasan ideal ini secara filosofis
akan memberikan petunjuk serta pengendalian pola pikir dan pola tindakan dalam
setiap proses penyelenggaraan yang akan membedakan dari bentuk-bentuk kegiatan
lain. Oleh karena itu, pelaksanaan KKN sekurang-kurangnya mengandung lima aspek
yang bernilai fundamental dan berwawasan filosofis yang tidak dapat dipisahkan
dengan lainnya, yaitu:
1)
Keterpaduan pelaksanaan Tri Dharma
Perguruan Tinggi;
2)
Pendekatan interdisipliner dan
komprehensif;
3)
Lintas sektoral;
4)
Dimensi yang luas dan kepragmatisan,
serta
5)
Keterlibatan masyarakat secara aktif.
B.
AZAS KULIAH KERJA NYATA
KKN
dilaksanakan berdasarkan atas azas pengembangan individu, pengembangan
institusi, dan pengembangan komunitas. Hal tersebut dapat dilakukan melalui
interaksi yang intensif dengan komunitas kelompok sasaran.
C.
DASAR PEMIKIRAN KULIAH KERJA NYATA
Lulusan
mahasiswa Universitas Negeri Jakarta diharapkan mempunyai keunggulan kompetitif
yang berkelanjutan. Untuk itu diperlukan aktivitas yang dapat meningkatkan
kemampuan mahasiswa melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
serta peningkatan kepekaan, kepedulian dan semangat pengabdian kepada
masyarakat,bangsa dan negara. KKN merupakan salah satu manifestasi kepedulian Universitas
Negeri Jakartaterhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat,
bangsa dan negara.
Dalam
pelaksanaannya mahasiswa diberi pengetahuan untuk hidup ditengah-tengah
masyarakat diluar kampus, secara langsung mengidentifikasi serta menangani
masalah pembangunan yang dihadapi oleh masyarakat dalam upayanya meningkatkan
pemahaman dan kemampuan bagi mahasiswa dan untuk mendapatkan nilai tambah yang
lebih besar pada pendidikan tinggi.
D.
PRINSIP-PRINSIP KKN
KKN
dilaksanakan dengan berpijak pada prinsip dasar :
a. Keterpaduan
aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi artinya aspek pendidikan dan pengajaran, dan
pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada penelitian digunakan sebagai
landasan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi KKN.
b. Empati-partisipatif
artinya bahwa KKN dilaksanakan untuk menggerakkan masyarakat dalam pembangunan
melalui kegiatan-kegiatan yang dapat melibatkan, mengikutsertakan, dan
menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap pembangunan.
c. Interdisipliner
artinya bahwa KKN di laksanakan oleh mahasiswa yang berasal dari berbagai
disiplin ilmu.
d. Realistis,
Pragmatis, artinya program-program kegiatan KKN yang direncanakan didasarkan
pada kebutuhan nyata/riil di lapangan.
Sementara
itu program KKN dilaksanakan dengan prinsip:
a.
Co-Creation, artinya bahwa
kegiatan-kegiatan KKN disusun berdasarkan gagasan-gagasan bersama antara
Universitas, Pemerintah Daerah, mitra kerja dan masyarakat setempat.
b.
Co-Financing, artinya pendanaan KKN
Tematik didukung bersama antara Mahasiswa, Universitas, Pemerintah Daerah,
Mitra kerja dan masyarakat setempat Desa cinangka.
c.
Flexibility, artinya bahwa program
kegiatan KKN dapat disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan Pemerintah Daerah,
mitra kerja dan masyarakat.
d.
Sustainibility, artinya bahwa program
kegiatan KKN pada suatu lokasi dapat diprogramkan lebih dari satu periode
sesuai dengan target.
e.
Research based Community Service, artinya
bahwa program kegiatan KKN dilaksankan berbasis penelitian.
BAB III
MATERI
DAN METODE
A.
Khalayak
Sasaran
Sasaran yang ingin
di capai dalam melaksanakan program kerja di Desa Cinangka adalah sebagai
berikut :
Ø Masyarakat
Desa Cinangka khususnya warga masyarakat RW 07
Ø SDN KUKUPU – CINANGKA
Ø Siswa/Siswa
SDN Kukupu yang berada di wilayah RW 07
B. Metode Penerapan
Penerapan yang dilakukan tim kelompok
kami terhadap program kerja yang akan dilaksanakan menggunakan penerapan metode
kerja bersama warga (gotong royong) untuk lebih mempererat silaturahmi antara
para tokoh masyarakat dan juga pihak mahasiswa.
C.
Pelaksanaan
Kegiatan
Berdasarkan Laporan Rencana
Kegiatan yang telah disusun oleh tim kelompok maka ada beberapa Program Kerja
yang telah dilaksanakan di Desa Cinangka, berikut ini adalah pelaksanaan
kegiatan tim kelompok kami
v Pelaksanaan Kegiatan Pembersihan
halaman Mesjid/ Rumah Ibadah
Yang
dilaksanakan pada hari Jumad, 29Agustus 2014 yang dilaksanakan pada jam 08.00
WIB. Kegiatan yang dilaksanakan bersama para warga RW 07 RT 02 dengan gotong
royong sehingga menambah jalinan silaturahmi antara tim kelompok mahasiswa
dengan para warga.
v Pelaksanaan Kegiatan Papan Nama
Jalan untuk Wilaya RW 07.
Pemberian yang dilakukan pada hari
Senin, 08 September 2014 dengan memberikan sejumlah papan nama Jalan sebanyak
10 buah danPemberian langsung diberikan kepada lingkungan RW 07 Dan disambut
dengan baik.
v Mengisi Kegiatan Pembelajaran Di
Kelas SDN KUKUPU
Pemberian
yang dilakukan pada hari Selasa, 19 Agustus 2014 dengan memberikan pembelajaran
di kelas, Pemberian pembelajaran langsung diberikan kepercayaan penuh kepada
mahasiswa, Oleh kepala Sekolah dasar
Negeri Kukupu dengan baik.
v Pembuatan
Pagar Bambu Di SDN Kukupu
Pelaksanaan pembuatan pagar yang dilakukan di
sekolah Dasar Negeri Kukupu pada hari Rabu, tanggal 27 Agustus 2014 s/d 29 Agustus 2014 dengan lancar dan kegiatan
tersebut diterima oleh pihak sekolah dengan baik.
v Pemberian kelengkapan kelas/ SDN
Kukupu (Poster,Sapu, Tong sampah, speker Active).
Pemberian yang dilakukan pada hari Rabu, 27 agustus 2014 dengan
memberikan sejumlah 7 buah Tong, Sampah, sapu lantai,penghapus, & spidol
kelas sebanyak 6 buah dan beberapa
poster peraga yang dipasang didalamkelas 1- 6. Pemberian langsung diberikan
kepada kepala Sekolah Dasar Negeri Kukupu dan disambut dengan baik.
v Pelatihan/ Ekstra kulikuler (
Komputer , PBB & Pramuka)
Pelatihan
PBB, Pramuka yang dilakukan pada hari Kamis tanggal 21 dan 28 Agustus 2014 dan
04 september 2014 yang dilaksanakan
untuk kelas 4,5& 6 SDN kukupu. Terus Pemberian pelatihanuntuk siswa kelas 5
Dan 6 adalah berupa pembelajaran tentang dasar komputer ( Software) dan juga office
word Siswa/i sangat antusias ketika sedang melaksanakan pelatihan komputer
tersebut.
D.
Evaluasi
Kegiatan
Berdasarkan kegiatan yang telah terlaksana diatas
dan masih banyak kekurangan dalam proses pelaksanaannya, maka tim kelompok kami
mengevaluasi kegiatan tersebut sebagai berikut :
1. Untuk
kegiatan memberikan papan Nama jalan, Sangat lancar tim kelompok kami,
dikarenakan datang tepat waktu dan walaupun tidak melibatkan seluruh masyarakat
satupun sampai kegiatan berakhir,
2. Untuk
pelatihan komputer di sekolah Dasar Negeri Kukupu yang berlangsung dari jam
08:00 – 12:00 dengan menggunaan laptop sekitar 15 unit laptop pinjaman dari
teman kelompok yang lain, maka tim kelompok kami melakukan kegiatan tersebut
dengan lancardan yang akhirnya pelatihan berlangsung selama ± 4 jam.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
- Hasil Kegiatan
Hasil kegiatan yang telah terlaksana
berdasarkan rencana yang telah tersusun oleh tim kelompok kami adalah sebagai
berikut :
v
Kegiatan Pembersihan
halaman Mesjid/ Rumah Ibadah
Gambar 1. Kegiatan Kerja bakti ( Gotong Royog) di RW 07 RT 02
Dan RT 04 Yang
dilaksanakan pada hari Jumad, 7 September 2014 Oleh Mahasiswa/i KKN TEMATIK 2014 Universitas Negeri Jakarta
v
Pelaksanaan Kegiatan
Papan Nama Jalan.
Gambar 2.
Persiapan dan pemasangan Papan Nama Jalan di Desa Cinangka RW 07 RT 01 s/d RT 07 Yang dilaksanakan pada hari Jumad, 22
agustus 2014 Oleh Mahasiswa/i KKN TEMATIK 2014 Universitas Negeri Jakarta
v Mengisi Kegiatan Pembelajaran Di
Kelas SDN KUKUPU
Gambar 3. KBM di
SDN KUKUPU Serang Banten Oleh Mahasiswa/i KKN TEMATIK 2014 Universitas Negeri Jakarta
v
Pembuatan Pagar Bambu Di SDN Kukupu
Gambar 4. Pembuatan Pagar bambu diSekolah SDN Kukupu
oleh Mahasiswa/i KKN TEMATIK 2014 Universitas Negeri Jakarta
v Pemberian kelengkapan kelas/SDN
Kukupu (Poster,Sapu, Tong sampah, speker Active).
v Pelatihan/ Ekstra kulikuler (
Komputer , PBB& Pramuka)
Gambar 5. Pengenalan Hardware dan Software Komputer (
Dasar Komputer ) Oleh Mahasiswa/i KKN
TEMATIK 2014 Universitas Negeri Jakarta
v
Kegiatan Ekstra Kulikuler
Gambar 6. Pemberian Ekstra Kulikuler mengenai Materi
Tentang PBB, Sekaligus Praktek
Gambar 7. Pemberian Materi Pramuka (Golongan Siaga)
B.
Pembahasan
Semua Kegiatan yang telah dilaksanakan semua berjalan dengan lancar
tanpa adanya kendala yang berarti terhadap terselenggaranya program kerja yang
tim kelompok kami telah rencananakan. Berikut ini adalah faktor pendukung dan
hambatan serta tindak lanjut dari program kerja yang telah tim kami kerjakan.
1.
Faktor Pendukung dan Penghambat
a. Faktor Pendukung
Faktor pendukung
dalam melaksanakan program kerja ini adalah masyarakat yang mendukung program
yang Kami laksanakan. Ketua RW 07 Dan RT 01-04 juga sangat membantu dalam
proses sosialisasi kepada warga.
b. Faktor Penghambat
Faktor yang menjadi
penghambat dalam proses pelaksanaan kegiatan KKN hanya pada waktu yang cukup
terbatas sehingga program kerja tidak terlalu maksimal dilaksanakan.
2. Tindak Lanjut / Kelanjutan Program
Berdasarkan program
kerja yang telah kami kerjakan diharapkan adanya kelanjutan dari program yang
telah kami kerjakan diantaranya dengan diadakannya kerja bakti diharapkan
menjadi kegiatan rutin warga untuk melakukan kerja bakti.Selain itu dengan Membangun
Papan Nama Jalan merupakan salah satu faktor yang menghambat dalam menunjukan
tempat/wilaya setempat
BAB
V
KESIMPULAN
DAN SARAN
A.
KESIMPULAN
Dengan mengobservasi pada permasalahan yang
terjadi di Desa Cinangka dapat kami tarik
kesimpulan bahwa Desa Cinangka masih memerlukan perhatian yang serius dari pemerintah
baik oleh pemerintah daerah maupun oleh pemerintah provinsi terutama di bidang
pembangunan, pendidikan dan kebersihan lingkungan yang perlu di berikan
perhatian lebih, begitupun dengan bidang-bidang lainnya yang memerlukan
tindakan nyata dan perhatian juga dari semua pihak.
Kehadiran
mahasiswa KKN Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terasa cukup membantu
masyarakat maupun pihak kantor desa dalam upaya pemecahan masalah masyarakat
yang setidaknya akan membawa perubahan yang membangun masyarakat yang
setidaknya mampu menjalankan dengan baik bukan saja untuk masyarakat tetapi
juga dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diharapkan mampu
dirasakan oleh mahasiswa KKN sendiri.
Dengan
melihat, mengkaji dan merasakan secara langsung semua kejadian pengalaman selama
pelaksanaan KKN di Desa Cinangka kecamatan Cinangka kabupaten Serang Provinsi
Banten . Secara keseluruhan,
kegiatan KKN berlangsung dengan baik.Program-program yang direncanakan dapat terealisasi
dengan optimal dan tepat waktu meskipun ada beberapa faktor penghambat baik
eksternal maupun internal yang membuat beberapa program kurang maksimal. Dari semua pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa
permasalahan yang ada di desa Cinangka dalam bidang pembangunan dan pendidikan
kurang maksimal bisa teratasi.
Adapun kesimpulan yang dapat kami kemukakan dalam laporan
KKN ini adalah sebagai berikut ;
a Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas
Negeri Jakarta di Desa Cinangka Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang mendapat
sambutan, tanggapan dan perhatian yang cukup baik dari warga Desa Cinangka .
b Program memerlukan kesiapan yang
matang, yang meliputi kesiapan fisik maupun mental, tak kalah penting ilmu
pendidikan dan keterampilan yang memadai sebagai bekal untuk aktivitas dalam
kehidupan masyarakat sebenarnya.
c Pada dasarnya masyarakat sangat
memerlukan dukungan untuk dapat meningkatkan kesejateraannya, maka kita sebagai
mahasiswa harus menjadi motivator bagi masyarakat Desa Cinangka
d KKN adalah kegiatan yang salah satu
fungsinya mengajarkan mahasiswa untuk tampil sebagai motivator masyarakat
kearah yang lebih maju
e Mahasiswa sebagai anggota masyarakat
harus lebih banyak belajar dari masyarakat karena mahasiswa itu dipandang
sebagai orang yang serba bisa dan serba tahu maka perlu adanya kontrol diri.
f Dengan adanya kegiatan KKN ini,
hubungan antara lembaga perguruan tinggi sebagai sumber ilmu pengetahuan dengan
masyarakat dan pemerintah setempat semakin baik, sehingga penanganan di
berbagai bidang pembangunan akan terintegrasi.
B.
SARAN-SARAN
a.
Saran
untuk desa Cinangka
1) Dari hasil obserbvasi hendaknya
pemerintah Desa cinangka harus lebih meningkatkan peran dan fungsi Desa sebagai
lembaga pemerintahan yang ada di tingkat Desa seperti dalam bidang pembangunan,
pendidikan, kebersihan lingkungan, serta koordinasi dengan masyarakat dan
organisasi-organisai kepemudaaan khususnya karang taruna yang ada di Desa.
2) Secara Khusus,pemerintah desa hendaknya turut serta
mendukung dan merealisasikan program kerjasama dengan lembaga yang kami harapkan, sehingga dapat menjadi sumbangsih dan peran serta
pengabdian mahasiswa dan perguruan tinggi agar menjadi pionir pemberdayaan
masyarakatdalam mempercepat proses pembangunan. Demikian halnya pada program-program
yang telah berjalan, kami
berharap agar semua kegiatan positif yang telah terbangun dapat ditindak
lanjuti dan terus dikembangkan agar berjalan secara berkelanjutan bagi
kemaslahatan masyarakat luas.
b.
Saran Kepada Lembaga Universitas
Negeri Jakarta dan Panitia
1. Pihak lembaga dan panitia sebagai penyelenggara KKN
hendaknya menyelenggarakan kegiatan KKN pada suatu wilayah dengan program
berkelanjutan sebagai daerah binaan.Bagaimanapun, adanya KKN diharapkan dapat
memberikan dampak yang nyata dan manfaat yang dirasakan berkesinambungan oleh
wilayah yang ditempati KKN, tidak hanya dirasa sebagai hujan gerimis semata
yang menyejukkan sesaat tanpa ada efek yang signifikan bagi perubahan
konsisten.
2. Pada
daerah yang telah dijadikan lokasi KKN dikelola secara sistemik oleh lembaga
bersama pemerintah desa setempat dengan menerjunkan peserta KKN rutin dalam
beberapa periode hingga dirasa beberapa program prioritas dapat terlaksana
dengan baik yang terkelola secara berkesinambungan oleh peserta-peserta KKN
berikutnya dengan misi yang sama. Sehingga tidak perlu mengedepankan
bermacam-macam misi yang hanya berlangsung sepintas tapi tidak dapat
meninggalkan manfaat yang berarti.
c.
Saran
Kepada Peserta KKN
1)
Diantara
para peserta KKN hendaknya menjalin kerja sama dan kekompakan.
2)
Para
peserta KKN hendaknya mawas diri dan menyesuaikan dengan kondisi yang ada.
3)
Para peserta KKN hendaknya mampu menunjukan peranannya sebagai
insan intelektual yang sesungguhnya, mampu melakukan perubahan kearah yang
lebih baik dalam menunjang proses pembangunan yang ada.
4)
Hendaknya
peserta KKN bersikap lebih dewasa dan bisa menerima serta beradaptasi dengan
situasi dan kondisi pada saat KKN.
Untuk semua
pihak agar mampu memberikan perhatian dan memikirkan pembanguan desa sebagai
pangkal pembangunan nasional. Dan program KKN harus terus dijalankan, melirik
pada desa-desa yang tertinggal yang sekiranya masih memerlukan perhatian dan
upaya perubahan kearah yang lebih baik.
Kepada pemerintahan,
instansi-instansi terkait agar kiranya memperhatikan aspirasi dari bawah
kalangan masyarakat, mendukung program-program yang berorientasi pada
pembangunan desa, program KKN salah satunya, dukungan yang diharapkan bukan
hanya moril tetapi tindakan nyata melalui upaya realisasi program dan aspirasi.
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
KULIAH KERJA NYATA
PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
TAHUN : 2014
SUB UNIT : CINANGKA
UNIT : CINANGKA
KECAMATAN : CINANGKA
KABUPATEN : SERANG
PROVINSI : BANTEN
Disusun Oleh :
No Nama
Mahasiswa
No. Mahasiswa
1.
Ruslan Majid Maurol
1815118531
2.
Sari Hidayati 1815118532
3.
Reinardus D. Monsuryadi 1815118529
4.
Paulus Selly
1815118526
5.
Raniati
1815118528
6.
Rosiana 1815118530
7.
Vinsensius Wollo
1815118535
8.
Simon D. Rumbino
1815118533
BIDANG PENGELOLAAN KKM-PPM PENGEMBANGAN
UMKM DAN PELAYANAN MASYARAKAT LEMBAGA
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
JAKARTA
2014